Saya :
terbelenggu diantara keinginan
terpasung diantara kenyataan
pikiran terus menjelajah liar...
tanpa arah...tiada sudah
tak guna bayang-bayang penuh warna
kilau emas gemerlap permata
redup...tertutup awan kelam
Neng Ntin :
liar lapar dan terkapar...
Sepi dalam sunyi
Diam dalam kelam
Sembunyi dan lari
Gelap! Kapan kah kau terlelap?
Saya :
lapar telah terganjal
haus sudah terurus
malam merambat ke permukaan
tanpa kantuk dapat menahan
Neng Ntin :
kantuk serasa mengutuk...
sesal serasa terganjal...
kerinduanku kepada siapa aku memekakkan ..
harus kah ku bertanya kepada bulan?
berteriak kepada bintang?...
atau aku harus menghujat malam?
dan menggerutu pada alam?
Saya :
malam kelam yang datang tak akan pernah dapat dipantang
resah gundah gelisah memang sialan
amarah lebih terhormat daripada menyerah kalah...
@ Cilegon, December 13, 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar