seandainya aku dilahirkan oleh batu
maka akan ku tendang makhluk yang bernama wanita
gila...sarap...sinting
mengapa masih kutatap langit mendung
padahal hujan sebentar lagi mau turun
mestikah kulepaskan topeng ini
sebab sesak sudah nafasku karenanya
berbatang-batang rokok kretek yang ku hisap
tak juga reda segala gundah yang ada
dan ditengah keterasingan sangat sunyi
ku duduk dilantai tiga tetap menghisap rokok kretek
memandang keluar jendela, melihat lalu lalang kendaraan
dan sebuah truk pasir melintas berisi muatan penuh
anganku melayang tak karuan, terbang tinggi diatas awang-awang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar