masih tentang perjalanan dan mengenakan sepatu usang
tanpa menyandang ransel dan hamparan
terjal mendaki diantara kerikil kecil....
debu tertiup angin
menerebos rimba belantara kemunafikan
menerjang kegelapan yang samar-samar
merintih dan sesekali mengerang......
sendiri dan terus melaju....
sampai lelah....
sampai terhenti.....
dan sampai mati
@ Cilegon, December 09, 2009 - 20:42
Tidak ada komentar:
Posting Komentar